Showing posts with label MEDIA PEMBELAJARAN. Show all posts
Showing posts with label MEDIA PEMBELAJARAN. Show all posts

Sunday, May 7, 2017

Materi Matematika Bentuk Aljabar Format Power Point

Wikipedia Pendidikan - Matematika menjadi salah satu mata pelajaran favorite untuk siswa dan siswi disekolah. Hal ini menjadikan Guru harus lebih kreatif dalam menyajikan Mata pelajaran supaya lebih menyenangkan. Terlebih untuk Kurikulum 2013 Guru haruslah bisa menciptakan pembelajaran yang menggunakan teknologi (penggunaan komputer ataupun Internet).

Berikut ini kami berikan salah satu Materi Matematika dengan pembahasan Bentuk Aljabar dalam format Microsoft Power Point yang sudah pernah digunakan dan sesuai dengan Buku Pegangan Guru Mateamatika dari kemdikbdud (BSE).

Materi Matematika Bentuk Aljabar Format Power Point

Untuk Bapak/Ibu Guru Matematika di SD, SMP. SMA dan SMK yang ingin mencoba menggunakan materi Bentuk Aljabar format Power Point di kelas sebagai persiapan atau kemajuan dalam pendidikan, silahkan download saja selengkapnya melalui link dibawah ini :

Thursday, May 23, 2013

Pengertian Definisi Media Nyata Realia, Bentuk, Karakteristik dan Pemilihan Media Realia

Pengertian Definisi Media Nyata Realia, Bentuk, Karakteristik dan Pemilihan Media Realia | A.     Pengertian Media Nyata (Realia)

Sering kali ketika kita mau membahas cara belajar di bangku sekolah dasar, kita dihadapkan pada pernyataan bahwa anak-anak usia SD harusnya dididik menggunakan benda-benda realia, bukan abstrak. Nah, benda Realia itu sendiri apa? Benda nyata atau Realia (real thing) merupakan alat bantu yang paling mudah penggunaannya, karena kita tidak perlu membuat persiapan selain langsung menggunakannya. Yang dimaksud dengan benda nyata sebagai media adalah alat penyampaian informasi yang berupa benda atau obyek yang sebenarnya atau asli dan tidak mengalami perubahan yang berarti.

Sebagai obyek nyata, realia merupakan alat bantu yang bisa memberikan pengalaman langsung kepada pengguna. Oleh karena itu, realia banyak digunakan dalam proses belajar mengajar sebagai alat bantu memperkenalkan subjek baru. Realia mampu memberikan arti nyata kepada hal-hal yang sebelumnya hanya digambarkan secara abstrak yaitu dengan kata-kata atau hanya visual

B.     Bentuk Realia

Bentuk realia sama dengan benda sebenarnya yang tidak mengalami perubahan sama sekali dan dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran. Akan tetapi, kesulitan kadang timbul dalam menghadirkan realia secara utuh yang disebabkan oleh ukuran yang terlalu besar atau sulit ditemukan di lingkuangan sekitar. Oleh karena itu, beberapa modifikasi seringkali harus dilakukan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memodifikasi benda nyata untuk keperluan pembelajaran:
  • Dengan cara memotong bagian tertentu dari realia jika berukuran terlalu besar. Dalam memotong realia perhatikan agar bagian yang dipotong tidak merusak benda tersebut sebagai media yang dapat dipelajari oleh siswa.
  • Dengan cara mengawetkan realia hidup jika benda tersebut berbahaya atau lekas rusak jika digunakan dalam kelas, misalnya penggunaan satwa atau tumbuhan sebagai media pembelajaran. Satwa yang berbahaya perlu ditempatkan di tempat tertentu atau diawetkan terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai sarana observasi oleh siswa.
  • Dengan menampilkan beberapa jenis  realia secara bersama-sama, ditambah dengan informasi tercetak yang kesemuanya yang dapat menggambarkan suatu topik tertentu. Cara ini disebut juga dengan istilah eksibisi atau pameran realia.

C. Karakteristik Realia

Dalam dunia pendidikan, realia sering dianggap sebagai media informasi yang paling mudah diaskes dan menarik. Sebagai media informasi, realia mampu menjelaskan hal-hal yang abstrak dengan hanya sedikit atau tanpa keterangan verbal. Dengan berinteraksi langsung dengan realia, diharapkan hal-hal yang kurang jelas, apabila diterangkan secara verbal akan menjadi jelas. Realia memiliki kemampuan untuk merangsang imajinasi pengguna dengan membawa kehidupan di dunia nyata ke dalam perpustakaan ataupun ke dalam kelas.

Realia akan sangat membantu apabila digunakan dalam suatu proses memperoleh informasi dengan tujuan untuk memperoleh pengetahuan melalui pengalaman sendiri atau sering disebut sebagai tujuan kognitif. Dalam proses ini, realia dilibatkan sebagai suatu obyek nyata yang belum dikenal dan para pengguna akan belajar untuk mengenalnya. Realia dapat memberikan pengguna pengalaman langsung dan nyata; pengalaman keindahan yang tidak bisa didapat melalui media lain.

Untuk memungkinkan suatu realia ditampilkan dalam suatu ruangan kadang sangat sulit karena ukuran yang terlalu besar (contoh: lokomotif, pesawat, mobil), atau terlalu kecil (contoh: kuman) atau memang tidak memungkinkan untuk ditampilkan (contoh: bulan). Kadangkala menghadirkan realia dapat berbahaya misalnya menampilkan ular. Cara mengatasinya dapat menggunakan ular mati yang telah diawetkan agar pengguna bisa mengamati dengan aman. Dengan jalan ini, pengguna masih merasakan pengalaman langsung.

Sebagai media pembelajaran, realia memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai topik mata pelajaran. Realia mampu meemberikan pengalaman belajar langsung (Hands on Experience) bagi siswa. Dengan menggunakan benda nyata sebagai media, siswa dapat menggunakan berbagai indera untuk mempelajari suatu objek. Siswa dapat melihat, meraba, mencium, bahkan merasakan objek yang tengah dipelajari. Dalam menggunakan realia, pengguna dituntut kemampuannya menginterpretasikan hubungan-hubungan tentang benda yang sesungguhnya.

Selain memiliki potensi sebagai media pembelajaran, realia juga memiliki keterbatasan. Salah satu keterbatasan realia adalah adanya kemungkinan siswa mempunyai interpretasi yang berbeda terhadap objek yang sedang dipelajari. Kemungkinan lain adalah informasi yang ingin disampaikan akan berbeda sehingga tidak sesuai dengan yang diharapkan.

D. Pemilihan Realia Untuk Pembelajaran

Sebelum memilih realia yang akan digunakan, Anda harus mempertimbangkan kemungkinan realia tersebut akan dipegang oleh siswa. Banyak realia yang sangat rapuh. Oleh karena itu, simpanlah realia yang rapuh dalam kotak pajangan. Idealnya, pengguna harus dapat menyentuh realia untuk mendapatkan pengalaman yang tidak mungkin didapat dari media lain. Kalau memungkinkan, realia tersebut disimpan dalam plastik yang tembus pandang sehingga realia dapat diambil tanpa takut rusak.

Apabila realia dianggap mahal, atau ruangan yang ada tidak memadai, perpustakaan dapat memutuskan untuk tidak memiliki realia dalam koleksinya. Pertanyaan atau permintaan tentang suatu realia dapat dilayani dengan cara mengarahkan pengguna ke tempat lain yang memiliki realia tersebut, misalnya ke kebun binatang untuk melihat binatang-binatang yang tidak mungkin ditampilkan di depan kelas, ke planetarium untuk mengetahui benda-benda ruang angkasa.

Hal lain yang penting diperhatikan dalam menggunakan realia sebagai media pembelajaran adalah :
  1. Berikan kesempatan yang besar agar siswa dapat berinteraksi langsung dengan  benda yang saling dipelajari.
  2. Guru hanya berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mempelajari objek sebagai sumber informasi dan pengetahuan.
  3. Berikan siswa kesempatan untuk mencari informasi sebanyak mungkin yang berkaitan dengan objek yang sedang dipelajari.
  4. Hindari hal-hal yang tidak diinginkan atau risiko yang akan dihadapi siswa pada saat mempelajari realia.

Pengertian Definisi Media Gambar Diam, Karakteristik, Pembuatan dan Pemanfaatan Media Gambar Diam dalam PBM


Sebelum itu, silahkan baca artikel kami tentang Benda Realia atau Media Nyata | Kalau sudah, silahkan lanjut ke media atau gambar dia berikut:


A. Pengertian Gambar Diam

Media yang tergolong sebagai gambar diam adalah foto, bahan-bahan grafis baik yang dicetak ataupun dilukis. Gambar diam dapat berisi informasi atau pengetahuan  tentang objek, peristiwa, atau prosedur. Informasi yang dikemas dalam gambar diam dapat berbentuk diagram, chart, atau grafik. Gambar diam berupa diagram pada umumnya digunakan untuk menjelaskan  konsep-konsep yang menggambarkan komponen-komponen dalam sistem. Chart biasanya digunakan untuk menjelaskan proses atau prosedur dalam bentuk aliran, misalnya flowchart. Sedangkan grafik lazim digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep yang mengupas perbandingan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Gambar diam berbentuk foto dapat digunakan untuk menjelaskan objek dan peristiwa secara realistik.
   
B. Karakteristik Gambar Diam

Gambar diam mempunyai bentuk fisik sebagai bahan dua dimensi dengan ukuran tertentu. Dalam aktivitas pembelajaran, media ini biasanya digunakan untuk mempresentasikan konsep-konsep yang diajarkan kepada siswa. Untuk menjelaskan konsep evolusi dapat digunakan gambar berseri yang berisi perkembangan fisik manusia dari waktu ke waktu yang berjalan sangat lambat.

Gambar diam adalah jenis media yang paling efektif untuk menjelaskan konsep atau pengetahuan yang bersifat abstrak yang sulit dipahami melalui penjelasan verbal. Disamping itu, gambar diam juga sering digunakan untuk memperkuat pembelajaran yang disampaikan secara verbal. Konsep-konsep yang diajarkan dengan menggunakan gambar atau visual biasanya lebih mudah diingat oleh siswa daripada konsep-konsep yang diajarkan secara verbal.

C. Pembuatan/Penyiapan Media Gambar Diam

Untuk membuat media gambar diam diperlukan bidang gambar (kertas karton) dan peralatan gambar seperti pensil, penggaris, dan pewarna. Ada beberapa langkah dalam membuat gambar diam:

  1. menyiapkan peralatan menggambar
  2. membuat desain pesan atu informasi yang akan dimuat dalam media gambar diam. Pesan dan informasi dapat berupa teks, gambar, atau gabungan dari keduanya.
  3. mengubah desain menjadi bahan komprehensif melalui gambar bentuk, teks, dan warna.
  4. mengevaluasi tampilan dan isi pesan atau informasi yang terdapat dalam media gambar diam.
  5. merevisi masukan-masukan hasilk evaluasi tentang tampilan dan isi pesan atau informasi yang terdapat dalam media gambar diam.

D. Pemanfaatan Gambar Diam Dalam PBM (Proses Belajar Mengajar)

Media gambar diam dapat digunakan secara efektif untuk mengajarkan siswa mengenal bentuk objek atau memahami gambaran tentang terjadinya suatu peristiwa, misalnya dalam mata pelajaran biologi dan sejarah. Dalam mata pelajaran biologi, media gam bar diam dapat digunakan untuk mengajarkan anak mengetahui struktur dan komponen suatu objek. Sedangkan dalam mata pelajaran sejarah, media gambar diam digunakan untuk memperlihatkan gambar tokoh atau peristiwa sejarah.

Media gambar diam dapat digunakan untuk menyajikan informasi dan pengetahuan secara serial atau berkesinambungan. Media gambar diam memiliki keuntungan dapat menggambarkan objek dan peristiwa dalam bentuk visual sehingga dapat menghindarkan salah interpretasi dalam memahami pengetahuan yang diajarkan.

Sumber:
http://massofa.wordpress.com

Jangan lupa untuk membaca artikel kami, silahkan baca artikel kami tentang Benda Realia atau Media Nyata