Showing posts with label KATOLIK. Show all posts
Showing posts with label KATOLIK. Show all posts

Wednesday, October 24, 2012

MEDITASI OMK: Menemukan kembali Oasis Kehidupan Bersama Tuhan

MEDITASI OMK SANTO ALOYSIUS GONZAGA
PAROKI SANTO YOSEF PEKERJA

Tema: Menemukan kembali Oasis Kehidupan Bersama Tuhan


 

Kehidupan yang kita jalani tidak selamanya manis dan sejalan dengan harapan kita. Kadang-kadang, kehidupan rasanya pahit, dan kita mudah lelah. Lalu, di mana kita bisa melepaskan dahaga? Apakah ada oasis bagi kita? Kita boleh merasakan bahwa saat ini, kita sedang berada dalam suatu oasis, dan kita mengumpulkan apa saja yang perlu dalam perjalanan berikut:



A.      Lectio (Bacaan dari Alkitab) >>> Keluaran (EKsodus) 15: 22 - 27

22  Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang gurun Syur; tiga hari lamanya mereka berjalan di padang gurun itu dengan tidak mendapat air.

23  Sampailah mereka ke Mara, tetapi mereka tidak dapat meminum air yang di Mara itu, karena pahit rasanya. Itulah sebabnya dinamai orang tempat itu Mara.

24  Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: "Apakah yang akan kami minum?"

25  Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,

26  firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."

27  Sesudah itu sampailah mereka di Elim; di sana ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon korma, lalu berkemahlah mereka di sana di tepi air itu.




B.      Meditatio (Meditasi)

Teks yang kita baca kali ini adalah sebagian dari perjalanan di padang gurun dari bangsa Israel. Mereka baru saja berangkat dari Mesir. Perjalanan lewat laut Teberau baru selesai. Dan, kini mereka masuk ke Padang Gurun. Dalam kitab Keluaran (Eksodus), padang gurun menjadi tempat di mana bangsa itu diuji. Pertanyaan sentral atau utama adalah tentang Kepercayaan. Beranikah bangsa Israel mempercayakan diri mereka pada Tuhan dalam setiap situasi? Dengan ini, padang gurun menjadi suatu tempat dimana orang bisa dimurnikan. Dan justru pada pertanyaan ini: pada siapa orang bisa percaya? Dan pada siapa anda percaya? Inilah pertanyaan yang paling penting untuk direnungkan oleh kita semua. Inilah juga pertanyaan religious yang paling pokok: Apakah atau siapakah yang memberi anda pegangan?

Dalam Alkitab padang gurun menjadi suatu tempat percontohan hidup. Dan contoh yang paling besar bagi orang kristiani adalah keberadaan Yesus di padang gurun. Ia juga diuji di sana. Bangsa Israel dengan bermacam-macam cara diuji mengenai kepercayaan mereka kepada Tuhan.

Cobaan pertama adalah mengenai air. Bangsa sudah kehausan. Bagaimana mungkin bangsa itu mendapatkan air di padang gurun yang tandus?. Tanpa air, tentu saja tidak bisa hidup.

Cobaan kedua adalah mengenai Roti. Bagaimana mendapatkan roti di padang gurun?. Dari mana orang bisa mempertahankan hidupnya? Tanpa makanan, orang tidak akan bisa hidup. Dari mana anda bisa hidup?. Tuhan memberi manna sebagai makanan. Setelah itu, sekali lagi cobaan mengenai air. Jadi, sejak permulaan perjalanan ini dipersoalkan keperluan pokok bagi setiap orang: Air dan Makanan.

Dalam cerita, bangsa sampai pada suatu oasis. Akan tetapi air itu rasanya pahit. Bangsa sudah kehabisan akal. Reaksi bangsa itu menjadi semakin seru. Kali ini, mereka hanya merasakan keputus asaan. Di tempat lain, mereka bahkan menyalahkan Musa bahwa ia membawa mereka ke padang gurun  hanya untuk membiarkan mereka mati di sana.

Sepotong kayu yang ditunjukkan oleh Tuhan kepada Musa, seolah-olah adalah masalah yang fisis. Tetapi justru oleh kata kerja yang ditunjukkannya memunculkan arti yang lain. Selanjutnya menjadi jelas bahwa kayu itu menjadi suatu ibarat bagi petunjuk-petunjuk Tuhan. Petunjuk-petunjuk yang diberikan Tuhan dalam undang-undang dan aturan-aturan, adalah kayu yang bisa menghilangkan kepahitan dalam kehidupan. Begitulah antara relasi air dan kayu, dan hokum-hukum yang diberikan Tuhan. Disini, gelar Tuhan adalah dokter. Tuhan menyembuhkan air itu, dan dengan demikian juga bangsa itu. Dan obat yang ia berikan adalah Thora atau buku hokum.

Kepahitan ada juga hubungan dengan cerita sebelumnya: eksodus dari Mesir. DI Mesir mereka alami hokum-hukum yang pahit dan keras, dan menjadikan bangsa itu sebagai budak-budak. Hukum dan aturan yang diberikan Tuhan memberikan arah, adalah manis, dan menunjukkan jalan ke tanah di mana kehidupan menjadi baik.

Ini adalah suatu kebenaran. Aturan dan hukum yang diberikan Tuhan, mengantar bangsa ke Elim. Suatu tempat dengan dua belas mata air, dan tujuh puluh pohon kurma. Angka dua belas menunjukkan kedua belas bani Israel. Angka tujuh puluh menunjukkan jumlah orang yang mengikuti Yakub sewaktu ia ke Mesir. Dengan begitu, ada suatu tempat di mana bangsa boleh menikmati kehidupan yang baik. Di sini lebih dari cukup air dan makanan untuk selamanya. Tetapi tempat ini suatu stasiun peralihan saja.

Nama Elim artinya pohon-pohon oak. Dan nama Elim itu menunjuk kepada tempat tinggal dari Abraham di Hebron, di mana sesudah ia meninggal juga dikuburkan. Rujukan ini memberi petunjuk ke mana orang percaya harus mencari. Di Elim seorang yang percaya boleh mencari makanan yang diberikan Tuhan. Ia boleh mengetahui bahwa ia dipanggil seperti Abraham. Dalam dan oleh Tuhan ia boleh menemukan mata air yang memberi air yang hidup.

Ada satu dimensi lagi. Bapa-bapa gereja mengartikan ELim sebagai suatu gerbang. Gerbang yang harus dilewati orang untuk mencari jalan ke kehidupan yang baik. Berkat ELim kita boleh jalan bersama, berjalan sebagai duta-duta belas kasih, membagi kasih kepada setiap orang, dan melakukan pekerjaan belas kasih, sama seperti teladan yang diberikan Tuhan Yesus dalam setiap karyaNya.

C.      Contemplatio (Kontemplasi)

Sesudah tiap nomor kita akan diam sebentar, sesudah yang terakhir kita akan diam selama 10 menit. Diiringi dengan music Instrumental.
 
  1. Pertanyaan yang penting dalam hidup adalah: siapa atau apa yang memberi pegangan padamu sebagai manusia dalam hidupmu?
  2. Kalau ada hari-hari yang serba sial, kita mengeluh. Keluhan yang mana cepat muncul padamu?
  3. Elim adalah suatu oasis. Bagaimana pandanganmu tentang oasis (rohani) untuk anda? Anda suka pergi ke oasis yang mana?
  4. Elim adalah gerbang ke kehidupan dengan Tuhan. Pada saat-saat yang mana dalam hidupmu anda telah melewati gerbang yang menentukan bagi jalan yang sekarang anda jalani?

D.      Collatio (Membagi)
 
  1. Bagaimana pengaruh meditasi pada anda?
  2. Apa yang bisa dibagikan dengan orang lain tentang pegangan dalam hidup?
  3. Keluhan apa tentang apa? Anda berani membagikannya dengan orang lain?
  4. Anda pergi ke oasis yang mana untuk perenungan kembali? Dan Oasis seperti apa yang anda kehendaki di dalam hidup anda saat ini?

E.       Oratio (Berdoa)

Mari kita masuk dalam suasana hening. Setelah kita saling berbagi dengan saudara-saudari kita, maka mari kita masuk dalam suasana doa. Doa secara bathinia kepada Tuhan. Bercakap-cakap dengan Tuhan. Daraskan doa dan harapanmu berdasarkan apa yang muncul dalam hatimu tentang air, hokum dan aturan, perenungan kembali dan kehidupan dalam suatu oasis rohani. Oasis yang kita rindukan untuk berada di sana.



F.       Creatio (Kreasi)

Siapkan kertas dan pulpen. Gambarkanlah sebuah oasis kehidupan rohani anda. Gambarkan apa dan siapa saja yang anda inginkan ada dalam oasis rohanimu. Berikan sebuah sentuhan kata-kata indah untuk melukiskan betapa menentramkannya oasis anda itu. Jangan lupa tulis namamu. Ayo, selamat berkreasi!

@awwbTarakan

Milik Frater CMM

Sunday, July 8, 2012

THEME SONG WYD JMJ RIO DE JANEIRO 2013, BRASIL

RIO DE JANEIRO, BRASIL - THEME SONG WYD JMJ RIO DE JANEIRO 2013: Tak terasa, setelah WYD (World Youth Day) atau JMJ (Jornada Mundial de la Juventud) Madrid 2011 di Spanyol usai 2 tahun lalu, kini kita akan menuju ke WYD atau JMJ (Jornada Mundial da Juventude) Rio Janeiro 2013 di Brasil. Pesta tahunan kaum Muda Katolik se dunia ini memang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali. Akan tetapi, karena di 2014, Brasil juga menjadi tuan rumah piala dunia, maka acara WYD dimajukan ke tahun 2013, tepatnya di Rio de Janeiro, Brasil.

Brasil, negeri samba, memang dekade ini akan menggelar beberapa pesta internasional yang luar biasa di negaranya. Sebut saja WYD 2013, Piala Dunia atau World Cup 2014, terus juga ada pesta tahunan di tahun 2015 dan 2016. Jadi memang, dekade ini menjadi tahun yang super duper sibuk bagi negeri samba ini.

Nah, kali ini, di tahun 2013, khususnya untuk penyelenggaraan JMJ ini, tentu saja akan ada theme song yang akan selalu dikumandangkan selama persiapan dan acara puncak nantinya. Contohnya lagu "Receive the Power" pada JMJ 2008 di Sydney. Juga lagu "Firmes en La Fe" atau Firm in the Faith pada JMJ 2011 di Madrid, Spanyol. Dan kali ini, theme song untuk JMJ 2014 di Rio, Brasil.

Oh yeah, penulis sendiri menjadi salah satu peserta pada JMJ Madrid 2011 kemarin. Bersama dengan Frateran CMM yang menaungi WWB atau WorldWide Brotherhood, kami dipilih menjadi Duta-Duta belaskasih atau Ambassadors of WWB dan lebih dikenal dengan Ambassadors of Love. Selain theme song JMJ, kami juga mempunyai theme song sendiri berjudul "Ambassadors of Love" yang diciptakan oleh salah satu Ambassadors dari Belanda. Lagu itu sangat dalam banget yang menginspirasi para Ambassadors of Love dan juga pendengarnya. Bahkan teman-teman saya pun senang dengan lagu itu, walau kadang gak ngerti isi lagu itu apa, hehehe.

Nah, kembali ke topik kita, THEME SONG WYD JMJ RIO DE JANEIRO 2013, BRASIL. Untuk teman-teman yang mau melihat bagaimana sih THEME SONG WYD JMJ RIO DE JENEIRO 2013, BRASIL nantinya, sobat boleh nonton di sini.

Theme songnya bagus banget. Gak sabar gue, makanya langsung deh gue download. Mantap.

Sebenarnya, saya sendiri pengen ikut di JMJ RIO 2013 nanti, sayang, gak punya cukup modal. Ato ada yang mau bantuin dan memfasilitasi saya ke JMJ 2013? Dengan senang hati akan saya terima. GBU.